hujan rintik berderik
tetesan air kecil berbintik
awan hitam tertawa riang
hingga gelegar petir menyambar-nyambar
mencari arah berantah
menutupi kesedihan hati ini
terkapar di bawah langit
terhujam ribuan tetesan air
raga ini tak lagi mengenal sakit
kedinginan telah menjadi teman sepi
berdiri beranjak mananti sebuah hari
dimana tak lagi ada sepi dalam hati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar